-Coretan iseng by Budi Yahya- Assalamu ‘alaikum Adinda,,, Tak terasa yaa,,, sudah sekian tahun Allah menakdirkan kita untuk hidup bersama. Meski sempat canggung diawal kita menikah. Hehehe… Ada malu, ada segan, ada bingung justru disaat kita sedang dekat. Malu karena engkau adalah wanita pertama yang ikut mewarnai hidupku. Segan karena aku terbiasa melakukan “pekerjaan wanita” [...]
Friday, February 17, 2012
Ya’juj Ma’juj & Dzulqornain Written by : Budi Yahya Munculnya Ya’juj dan Majuj tanda dekatnya kiamat Dari Zaenab binti jahsi bahwa Rasululloh datang kepadanya dalam keadaan kaget dan bersabda, “Laa ilaaha illallah, celakalah orang Arab karena kejahatan yang sudah dekat ! Tembok yajuj dan Majuj sudah terbuka sebesar ini.” Dan beliau membuat lingkaran dengan ibu [...]
Friday, February 17, 2012
APAKAH ANAK KECIL YANG MENINGGAL DIUJI DALAM KUBUR ? Seorang mukalaf/sudah baligh, akan diuji di dalam kubur. Hal ini sudah jamak diketahui, namun terkadang muncul pertanyaan, bagaimana dengan seorang anak kecil yang meninggal? Akankah ia mendapat ujian di dalam kubur? Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah bertawaquf dalam persoalan ini. Ada dua pendapat dari Imam Ahmad : [...]
Thursday, February 16, 2012
Iman tak selalunya stabil. Ia mengalami fluktuasi naik dan turun. Ada kalanya hati ini bersemangat untuk beribadah. Tapi di sisi lain, beribadah serasa enggan. Semangat yang dulu membara seakan sirna ditelan masa. Entah kemana perginya semangat yang dulu pernah ada. Bila itu yang terjadi, maka itulah penyakit futur. Secara ringkas, futur dapat dikatakan sebagai satu [...]
Thursday, February 16, 2012
Penulis : Rica Novianty Harga : Rp. 20,000.00 Penerbit : Gazzamedia Jumlah Halaman : 110 Halaman Berani ngga blak-blakan curhat sama suami? Tidak banyak lho istri yang berani curhat, mengungkapkan perasaannya kepada suaminya. Alasannya bisa sangat banyak, salah satunya tidak ingin bikin suaminya sedih. Tapi [...]
Mon, Feb 27, 2012
Episode Kelima (terakhir) ***** Cerita selanjutnya dilanjutkan dengan acara keluarga pada hari Rabu, 14 Desember 2011 di Waduk Gajah Mungkur-Wonogiri. Di tempat itu, kami berdiskusi tentang rencana acara walimahan nanti; bagaimana baiknya?. Jangan berpikiran yang tidak-tidak loh ya?? (tapi jangan juga berpikiran yang he’eh he’eh; lah, piye toh??); yang dateng dalam acara itu adalah abi-umi [...]
Thu, Feb 16, 2012
Episode Keempat Rabu, 7 Desember 2011, “Pulang ke Kota Wali” Sehari sebelumnya, Selasa pagi, aku menelpon kakakku, mbak Lailatul Mu’awwanah, alumni al Mukmin 2003, dan bertanya, “Mbak, kata dek milah, bapak pulang yah..?” dengan suara penuh kebahagiaan karena jarang-jarang bapak pulang. Maklum, sedang merantau ke Lampung, dekat tempat tinggalnya adik iparku. Anehnya, mbak Laila langsung [...]
Tue, Feb 14, 2012
Episode Ketiga 16 November 2011, “Sobat, perbanyaklah doa!” Sekembalinya ke Ponorogo, kota di mana aku menimba ilmu untuk melanjutkan program pascasarjana, aku teringat dengan biodata yang aku serahkan kepada akhi Abdul Halim, tetapi selama hampir sepuluh hari-an, kenapa tidak ada kabarnya; tidak diterima atau bagaimana statusnya? Untuk kali ini, aku malu untuk bertanya; apa jawabannya? [...]
Mon, Feb 13, 2012
Oleh: Imtihan Syafi’i Ketika Hajjaj bin Yusuf ats-Tsaqafi berhasil menguasai ‘Iraq, tidaklah ia menugaskan seseorang untuk menjabat di sana dan mengatur rakyat ‘Iraq melainkan tidak berumur panjang. Orang-orang ‘Iraq yang tidak rela dengan kezhaliman yang merajalela mendoakan kebinasaan bagi siapa saja yang menjadi wakil Hajjaj di ‘Iraq. Hajjaj pun memutar otak liciknya. Hajjaj meminta seluruh [...]
Sat, Feb 11, 2012
Istriku…, engkau adalah satu dari sekian ujian yang harus aku lalui dengan bermalam-malam munajat, berbulan-bulan renungan, berpuluh-puluh doa, beribu-ribu aksara …. Maka, ketika kuputuskan untuk memilihmu…, hanya memilihmu dari sekian akhwat yang ada, itu berarti aku mengharap engkau mau menjadi parter hidupku, menjadi kakak bagi adik-adikku, adik bagi kakakku, menantu bagi orangtuaku. Itu [...]
Thu, Feb 9, 2012
Episode Kedua Syawal : Tawaran awal itu datang Syawal 1432 H kemarin adalah liburan panjang. Sebulan lebih pasalnya. Liburan selama itu tidak pernah aku dapatkan ketika kuliah di Solo. Sebenarnya aku sangat menikmati liburan kali itu; bisa berkumpul dan bercengkrama lama dengan keluarga yang lama aku tinggalkan. Karena setelah lulus dari tsanawi, hidupku lebih banyak [...]
Wed, Feb 8, 2012
Seperti petani yang kehilangan cangkulnya, aku mondar mandir, dari kantor ke area produksi, terus ke area inventory dan balik ke kantor lagi, bertanya pada beberapa orang yang kuharap melihat atau bahkan meminjam ( tapi belum mengemkembalikan ) pulpen, senjata utamaku untuk menyelesaikan laporan sebelum kuinput ke komputer. Tak perlu repot-repot mencari seandainya aku masih punya [...]
Sun, Feb 5, 2012
Akhirnya Kutemukan Cintaku…., [nyata] Ajib, ternyata jarak antara aku memegang biodata dia dan acara khitbah hanya 9 hari saja. Assalâmu’alaikum wa rahmatullâhi wa barakâtuh, Bismillah. Dengan kerelaan hati dan kesadaran diri, aku bersaksi bahwa Tidak ada ilah yang berhak diibadahi selain Allah Ta’ala; bagi-Nya segala puja-puji sebagaimana Dia dan Rasul-Nya memuji-Nya dengan pujian yang [...]
Sat, Feb 4, 2012
Slalu Ada Kebaikan di Balik Kelembutan Written by : Budi Yahya Suatu hari, sekelompok orang Yahudi lewat dihadapan Rosululloh. Mereka mengucapkan salam kepada Nabi (السَّامُ عَلَيْكُمْ) ‘Kecelakaan bagimu’. Ibunda Aisyah yang mendengar ucapan itupun paham, betapa busuk dan jelek maksud dari salam orang-orang Yahudi. Aisyah kemudian menjawab salam itu (وَعَلَيْكُمْ السَّامُ وَاللَّعْنَةُ) ‘Dan bagi [...]
Fri, Feb 3, 2012
Ya’juj Ma’juj & Dzulqornain Written by : Budi Yahya Munculnya Ya’juj dan Majuj tanda dekatnya kiamat Dari Zaenab binti jahsi bahwa Rasululloh datang kepadanya dalam keadaan kaget dan bersabda, “Laa ilaaha illallah, celakalah orang Arab karena kejahatan yang sudah dekat ! Tembok yajuj dan Majuj sudah terbuka sebesar ini.” Dan beliau [...]
Fri, Feb 3, 2012
Tak Sekedar Cinta Gombal… Ce : “Say…sebesar apakah cintamu padaku…???!” Co : “Mmm… Cintaku padamu seluas langit dan sedalam samudera. Aku tak bisa hidup tanpamu. Sehari tak melihatmu, aku hanyalah ikan yang hidup tanpa air. Sedetik tak mengingatmu, aku hanyalah daun yang terbang tanpa arah. Aku siap mati dan berkorban demi dirimu…sayangku… ^_^” Hari [...]
Wed, Feb 1, 2012
UTBAH BIN GHOZWAN “Menyerahkan Dunia Demi Akhirat” Utbah bin Ghozwan berperawakan tinggi dengan muka bercahaya dan rendah hati, termasuk angkatan pertama yang masuk Islam. Berada diantara Muhajirin pertama yang berhijrah ke Habasyah dan yang hijrah ke Madinah. Beliau termasuk pemanah pilihan yang jumlahnya tidak banyak. Beliau adalah orang terakhir dari kelompok tujuh perintis [...]

Ketika melihat lelaki yang melaksanakan sholat dengan cepat, Urwah bin Jubair memanggil lelaki tersebut sembari berkata, “Wahai saudaraku, Apakah kamu tidak memiliki kebutuhan yang kamu inginkan dari Robb mu ketika sholat ? Sungguh, aku benar-benar meminta kebutuhan-kebutuhanku kepada Robb ku hingga aku meminta garam sekalipun .” (al-Bidayah Wa an Nihayah : 9/ 103)
عَبْدُ اللهِ بْنُ حُبَيْقٍ قَالَ : قَالَ حُذَيْفَةُ الْمَرْعَشِيُّ : إِيَّاكُمْ وَهَدَايَا الْفُجَّارِ وَالسُّفَهَاءِ فَإِنَّكُمْ إِنْ قَبِلْتُمُوْهَا ظَنُّوْا أَنَّكُمْ قَدْ رَضِيْتُمْ فِعْلَهُمْ
.
Abdullah bin Hubaiq berkata, Hudzaifah al Mar’asyi berkata, “Janganlah menerima hadiah dari para pendosa dan orang-orang bodoh, karena jika kalian menerimanya mereka akan menyangka bahwa kalian meridhai perbuatan mereka.” (Shifatus Shafwah : IV/270 dalam Ensiklopedi Hikmah).
Seorang raja menguji menterinya dengan bertanya, “Aapakah rezeki terbaik yang dikaruniakan Allah kepada seorang hamba?
Menteri menjawab, “akal sehat untuk kesempurnaan kehidupannya.”
Raja bertanya lagi, kalau tidak?
Jawab menteri, “harta benda yang dapat menutupi kelemahan-kelemahannya.
Kalau itu pun tidak dimilikinya? tanya raja kembali
Petir yang dahsyat yang membinasakannya agar rakyat dan negeri merasa lega.
Ibrahim Ibnu Adham melihat seorang yang tampak pada wajahnya seperti sedang ditimpa kesusahan dan kesedihan. Lalu Ibrahim bertanya kepada orang itu, “aku ingin mengajukan tiga pertanyaan kepadamu. Tolong dijawab!”
Apakah dalam alam ini ada suatu kejadian yang tidak dikehendaki oleh Allah?, tanya Ibrahim.
Orang itu menjawab, “tidak”
Apakah pernah rezekimu yang telah ditakdirkan oleh Allah dikurangi-Nya?
Tidak, jawab orang itu lagi.
Apakah umurmu yang telah dicatat oleh allah dikurangi sedikit?
Dijawabnya, “tidak”
Lalu ibrahim berkata lagi, “kalau demikian mengapa kamu susah dan sedih?
Ada seorang memuji kawannya dihadapan orang yang bijaksana. Lalu orang yang bijaksana itu bertanya kepadanya, “Apakah kamu pernah melihat dia menahan diri ketika marah?”
“Belum”, jawabnya.
Apakah kamu pernah pergi bersamanya dalam perjalanan jauh?
Dijawanya belum”
“Apakah kamu pernah berhubungan dengan dia?
“Belum”, jawabnya.
Lalu orang bijaksana itu berkata, kalau begitu kawanmu itu belum pantas kamu puji.
Zaid bin Ali bin Abi Thalib dihadapkan kepada khalifah Hasyim bin Abdul Malik
Hasyim beratnya, “Saya dengar kamu berhasrat merebut khalifah padahal kamu tidak patut mendapatkannya karena ibumu seorang budak.”
Zaid bin Ali menjawab, ucapan anda yang mengatakan bahwa hatiku bernafsu merebut khilafah hanyalah Allah yang mengetahui segala sesuatu yang gaib. Ibuku seorang budak, maka ketahuilah bahwa Ismail adalah putra dari ibu yang juga seorang budak. Dari tulang rusuknya, Allah menciptakan manusia yang paling mulia, yakni Muhammad. Adapun Ishaq dari ibu wanita meredeka, dan dari sulbinya Allah menciptakan Yakub dan dari Yakub lahir bani israil yang sebagian dijadikan kera dan babi.
Seorang badui yang dituduh melakukan kejahatan dihadapkan kemuka pengadilan. Saat menghadap hakim dia menyodorkan sebuah buku catatan berisi riwayat hidupnya sambil berkata,
هاؤوم اقرأوا كتابيه
“ambillah, bacalah kitabku ini”
Sang hakim lalu berkata, “itu adalah yang akan diucapkan kelak pada hari kiamat”
Badui tersebut lalu berkata: “Demi Allah, pengadilan ini lebih buruk daripada hari kiamat. Pada hari kiamat disodorkan kebaikan dan keburukan seseorang tetapi anda sekarang ini hanya mengemukakan keburukan saya dan mengabaikan kebaikan-kebaikan saya.
Dhahak bin muzaham bertanya kepada seorang nasrani, “mengapa kamu tidak masuk islam?
Orang nasrani itu menjawab, “Karena saya masih suka minum khamar”
Dhahak kemudian berkata kepadanya, “Masuklah islam, lalu terserah kamu kalau kamu mau terus minum khamar.”
Sesudah si Nasrani itu masuk islam, beberapa waktu kemudian Dhahak berkata kepadanya, “Sekarang, sesudah menikmati keislamanmu, jika kamu masih tetap minum khamar, maka kamu bakal dicambuk. Dan jika kamu mrutad (kembali kafir), maka kamu bakal dihukum mati.” Akhirnya, orang nasrani itu tetap memegang keislamannya.
Friday, February 17, 2012
7 Comments